3+ Cara Mudah Menjinakkan Burung Kicau tanpa Mengeluarkan Biaya

Banyak yang bilang kalau burung yang jinak adalah burung yang mudah dipegang. Nyatanya tidak ya, teman-teman. Burung yang jinak adalah burung yang tidak takut dengan lingkungan sekitarnya, terutamanya takut pada manusia.

3+ Cara Mudah Menjinakkan Burung Kicau tanpa Mengeluarkan Biaya
https://id.pinterest.com/

Biasanya kalau burung kicau kalian sudah tidak takut lagi (jinak), pasti lebih mudah gacor. Sebab, syarat utama burung lebih mudah gacor ialah harus jinak terlebih dahulu.

Pertanyaannya, bagaimana cara menjinakkan burung berkicau? Dimulai dari cara yang mahal dan murah? Ada. Dilakukan tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun? Juga ada.

Karena orang-orang kita suka yang gratis-gratis, berikut merawat dan memperhatikan burung agar burung menjadi jinak dengan cepat dan mudah tanpa mengeluarkan biaya.

Penempatan Sangkar yang Tepat


Di teras rumah, boleh. Mau di halaman belakang rumah juga boleh. Terserah mau di mana, asalkan burungnya diperhatikan dan diawasi agar tidak kenapa-kenapa.

Cuma, karena burungnya ingin dijinakkan, maka, yang harus dilakukan adalah menempatkan sangkar atau kandang pada lokasi yang tepat. Tahu di mana? Lantai dua (2) rumah yang bersebrangan dengan lalu lintas jalan raya.

Setidaknya teras rumah yang ramai dilalui orang.

Hal ini perlu dilakukan agar burung menjadi terbiasa dengan lingkungan manusia yang ramai dan penuh kesibukan. Dengan tujuan agar dirinya tidak takut lagi dengan manusia. Sesederhana itu.

Kalau burungnya masih belum terbiasa di lingkungan yang ramai, biasanya akan kelabakan di dalam sangkar. Bulu-bulunya akan rusak karena menabrak dinding sangkar. Meski begitu, jangan terlalu khawatir karena bulu-bulunya yang berjatuhan akan kembali tumbuh.

Jika sudah agak terlihat jinak atau sudah jinak, silakan turunkan sangkarnya ke posisi semula.

Pemberian Pakan Burung yang Tepat


Agar burung menjadi jinak, burung juga perlu diloloh dengan cara yang tepat. Caranya bagaimana? Biasakan burung dalam kondisi kelaparan. Jika sudah kelaparan, coba berikan jangkrik menggunakan lidi. Jangan dipaksa, ya. Jika burungnya tidak mau, cukup ditunda.

Ulangi terus menerus sampai burungnya mau memakan jangrik menggunakan lidi. Jika sudah oke, barulah menggunakan tangan secara langsung.

Kalau ingin prosesnya lebih cepat, maka "kejam" perlu dilakukan. Biasakan burungnya dibuat kelaparan, lalu berikan jangkrik secara berkala. Pagi 5 ekor, siang 3 ekor, dan malam 5 ekor.

Memandikan Burung dengan Cara yang Tepat


Selain ditempatkan di tempat keramaian (dilalui banyak orang) dan caranya diloloh, memandikan burung dengan cara yang tepat juga turut menjadi faktor kenapa burung bisa dengan mudahnya menjadi jinak.

Setidaknya ada 3 cara yang bisa dilakukan. Pertama, memandikannya di dalam keramba. Kedua, memandikannya dengan cara memeganginya. Dan yang ketiga, memandikannya di dalam baskom berisi air bersih.

Sebagian burung biasanya enggan mandi di keramba. Jadi, cukup disemprot saja hingga basah kuyup. Biarkan burungnya kedinginan sampai mengering. Jika kedinginan, burung akan diam dan tak akan kelabakan melihat banyak orang yang lalu lalang.

3+ Cara Mudah Menjinakkan Burung Kicau tanpa Mengeluarkan Biaya
https://cf.shopee.co.id/

Selanjutnya, memandikannya dengan cara memeganginya. Cara ini biasa dilakukan oleh orang jaman dulu untuk menjinakkan ayam jago dan burung perkutut.

Banyak yang berhasil lebih cepat dengan cara kedua ini, betul, memandikannya dengan cara dipegang. Akan tetapi, kalian harus berhati-hati saat memandikan burung dengan cara dipegang. Jika kalian belum tahu bagaimana caranya memegang burung, maka burung akan cedera dan bahkan mati karena bagian lehernya tercekik atau bagian dadanya yang terhimpit (tertekan - susah bernapas).

Seandainya kalian sudah bisa memegang burung, cobalah memandikannya di dalam baskom berisi air yang bersih (cara ketiga). Pegang secara perlahan, masukkan sedikit tubuhnya ke dalam baskom, lalu basuh secara perlahan. Angkat burung dan usap-usap bulunya secara merata dengan gerakan yang searah.

Cara ketiga ini terbukti berhasil lebih cepat pada burung paruh bengkok seperti burung nuri, parkit, dan lovebird. Berbeda ceritanya dengan burung kicau seperti murai batu, jalak, cucak ijo, kacer, dan lain-lain. Biasanya mereka akan kaget dan stres.

Karena kaget dan stres, tentu akan berdampak kepada intensitas kicauannya. Meski begitu, kalian tidak perlu takut karena hal ini merupakan bagian dari proses beradaptasi. Dan lama kelamaan, burung akan berkicau lagi seperti sediakala.

Memanggil Burung dengan Panggilan "Kesayangan"


Pada faktanya, semua jenis burung memiliki naluri untuk merespon dan/atau menanggapi perkataan manusia; di antaranya adalah siulan, sapaan, dan panggilan. Oleh sebab itu, sedikit banyaknya, memanggil burung dengan panggilan "kesayangan" turut menjadi faktor mengapa burung bisa jinak.

Panggilan "kesayangan" pada burung tidak sama antara satu dengan lainnya. Cobalah untuk menerka-nerka, barangkali ia akan suka jika dipanggil "Lionel Messi", dan jika ia suka ia akan meresponnya 😁

Jika sudah demikian, sebut panggilan kesayangannya ketika kalian memandikannya, memberinya makan, bermain dengannya, membersihkan sangkarnya, dan lain-lain dengan tujuan mempererat emosional di antara kalian 😁

Memberinya Pasangan (Lawan Jenis)


Sama halnya seperti manusia, burung juga akan "menggila" bilamana diberi pasangan. Burung kicau liar seperti burung cina hwamei, ternyata dapat jinak ketika diberi pasangan.

Untuk menerapkan cara ini, kalian harus menjadikan burung betinanya lebih dulu jinak ke kalian. Buat burung jantannya iri dengan burung betina tersebut. Caranya mudah, yang perlu kalian lakukan adalah bermain-mainlah dengan burung betina di depan burung jantannya.

Burung jantan yang melihat, lama kelamaan akan iri dan ikut jinak. Jangan lupa, perlakuan yang kalian berikan ke burung betina juga harus sama dilakukan pada burung jantan.

Posting Komentar untuk "3+ Cara Mudah Menjinakkan Burung Kicau tanpa Mengeluarkan Biaya"