3 Cara Merawat Cucak Ijo Sakit dengan Obat Tradisional

Karena cucak ijo beraneka ragam jenisnya, begitu juga dengan jenis penyakit yang dideritanya. Penyakit yang paling sering diderita oleh burung cucak hijau adalah penyakit berak kapur.

Penyakit berak kapur bisa diketahui atau dikenali lewat kotorannya yang berbentuk encer dan duburnya yang basah. Selain bentuknya yang encer, kotorannya juga berubah warna menjadi putih.

Jika sudah demikian, cucak ijo tidak akan mau berkicau lagi, sayap terkulai lemas, napsu makan berkurang, dan tentu saja terlihat lesu.

3 Cara Merawat Cucak Ijo Sakit dengan Obat Tradisional
https://id.pinterest.com/

Untuk mengobati dan merawat burung cucak ijo yang sedang sakit berak kapur, yang perlu dilakukan adalah memberikannya obat Vita Tetra-Chlor atau Sulfamix.

Vita Tetra-Chlor adalah obat kapsul hasil dari kombinasi berbagai vitamin dan antibiotik untuk mempercepat proses penyembuhan sakit pada burung. Sedangkan Sulfamix adalah obat yang digunakan untuk meredakan dan memulihkan sakit berak kapur, berak darah, dan lain-lain.

Cara pakainya cukup mudah. Jika obat Vita Tetra-Chlor bisa dicampurkan pada air minum burung, maka obat Sulfamix bisa langsung diloloh (disuap) pada mulut burung.

Alangkah baiknya, baca aturan pakai obat.

Setidaknya ada tiga (3) ramuan tradisional yang diketahui yang bisa mengatasi kutu pada burung cucak ijo, menjaga stamina cucak ijo, dan membunuh bakteri pada kandang/sangkar cucak ijo.

Ramuan Tradisional untuk Mengatasi Kuku


Bahan-bahan:

  • 2 liter air bersih;
  • 1 sendok kapur sirih;
  • 6 sampai 10 lembar daun sirih;
  • 1 botol semprotan.

Silakan rebus air 2 liter yang sudah diisi dengan daun sirih dan kapur sirih. Diamkan sampai air rebusan mendingin dengan sendirinya. Air rebusan ini masukkan ke dalam botol semprotan, lalu semprotkan ke bulu-bulu cucak hijau yang terkena kutu sampai ia basah kuyup.

Jika sudah basah kuyup, angin-anginkan sampai mengering. Setelah mengiring, semprotkan lagi dengan air bersih sampai ia basah kuyup. Lalu angin-anginkan lagi cucak ijonya sampai bulunya mengering.

Pengobatan menggunakan ramuan tradisional ini dapat dilakukan 2 hari sekali pada waktu pagi atau petang (sore) hari.

Ramuan Tradisional untuk Menjaga Stamina Cucak Ijo


Bahan-bahan:

  • 1 ruas/buah jahe;
  • 1 ruas/buah kencur;
  • 1 ruas/buah kunyit.

Ingat, masing-masing 1 ruas atau buah. Ketiga-tiganya diparut dan diperas airnya untuk dicampur dengan air minuman burung.

Bilamana cucak ijo tidak meminumnya, maka jemurlah sesaat (tanpa makanan dan minuman di dalam sangkar). Biasanya, setelah dijemur, cucak ijo akan kehausan dan memaksa minum air perasan tersebut. Pemberian ramuan tradisional ini bisa dilakukan 1 bulan sekali.

Ramuan Tradisional untuk Membunuh Bakteri


Penyakit berak kapur yang dijelaskan di atas tadi, bisa disebabkan oleh sangkar yang kurang bersih. Oleh sebab itu, perlu dibersihkan.

Salah satu caranya adalah dengan cara memanfaatkan ramuan tradisional yang digunakan untuk membunuh bakteri pada sangkar/kandang burung cucak ijo. Bagaimana caranya?

Bahan-bahannya hanya dua (2), yakni: botol semprotan (sprayer) dan satu batang r***k yang diambil tembakaunya. Rendam selama 1 hari 1 malam (24 jam).

  1. Pindahkan cucak ijo ke sangkar lain;
  2. Bersihkan sangkarnya dengan air bersih;
  3. Semprot rendaman tembakau ke seluruh area;
  4. Bersihkan lagi dengan air bersih sampai aroma atau bau tembakau benar-benar hilang;
  5. Kembalikan cucak ijo ke sangkarnya.

Praktik pembersihan sangkar ini bisa dilakukan 2 minggu sekali.

Itu dia cara merawat burung cucak ijo yang sedang sakit dan lemah dengan obat/ramuan tradisional.

Posting Komentar untuk "3 Cara Merawat Cucak Ijo Sakit dengan Obat Tradisional"