Cara Mencegah 7 Penyakit Burung Jalak dan Merawatnya

Burung jalak yang sedang sakit biasanya menunjukkan tanda-tanda seperti berikut:

  • Mata sayu terlihat seperti mengantuk;
  • Nafsu makan yang menurun;
  • Kotoran burung yang menjadi cair;
  • Bulu kusam;
  • Sering gemetar;
  • Sayap burung yang lunglai,;
  • Paruh (mulut) sering terbuka;
  • Cenderung diam;
  • Adanya kotoran yang menempel pada saluran pembuangan (kloaka).

Jika salah satunya dialami oleh burung jalak, dipastikan bahwa dirinya sedang terjangkit salah satu penyakit. Penyakit yang sering menyerang burung jalak antara lain:

  1. Berak darah;
  2. Radang mata;
  3. Penyakit cacingan;
  4. Masuk angin;
  5. Susah berak;
  6. Gangguan pencernaan;
  7. Gangguaan Pernapasan.

Banyak juga, kan? Oleh sebab itu, melalui artikel ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara mencegahnya dan perawatan/pengobatannya.

Cara Mencegah 7 Penyakit Burung Jalak dan Merawatnya
https://pixabay.com/id/

Berak Darah pada Burung Jalak


Ciri-ciri burung jalak yang terserang penyakit bisa dilihat dari matanya yang layu, sayap, badan lesu, dan bulunya yang berwarna kusam. Ciri-ciri lainnya seperti mencret, kotoran yang menjadi encer berwarna kemerahan.

Jika sudah begini, biasanya burung jalak akan terdiam di lantai sangkar. Tidak seperti biasanya yang bertengger di batangan.

Untuk mengobati sakit berak darah pada burung jalak, hal yang pertama kali yang mesti dilakukan adalah mengurangi porsi makannya. Hal ini perlu dilakukan mengingat usus yang terluka juga memerlukan waktu untuk menyembuhkan dirinya sendiri.

Selama proses penyembuhan, pastikan makanan yang diberikan sudah ditumbuk secara halus seperti Voer yang dicampur dengan air hangat.

Selanjutnya, kalian harus memberikannya Coccilin dan vitamin tambahan.

Apa itu Coccilin? Pengertian Coccilin adalah antibiotik yang bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit unggas yang menular yang disebabkan oleh bakteri, serta berkhasiat untuk meredakan stres. Komposisi pada obat Coccilin adalah gabungan antara Tetracyclinedan Preparat Sulfa untuk melawan mikroba gram positif dan negatif.

Yang terakhir adalah melakukan serangkaian pencegahan seperti sering membersihkan kandang atau sangkar dari kotoran dan sisa pakan yang sudah basi. Juga penuhi asupan gizi burung jalak agar ususnya tidak terluka lagi.

Radang Mata pada Burung Jalak


Radang mata pada burung jalak bisa diketahui dan/atau dikenali dari ciri-cirinya seperti mata yang membengkak dan berair, yang menyebabkan matanya lengket dan sulit terbuka.

Sama halnya seperti manusia, radang mata yang terjadi akibat dari polusi udara. Betul, perantaranya adalah angin. Contohnya asap kendaraan atau asap pabrik.

Bagaimana cara pengobatannya? Jawabannya: cukup berikan dan teteskan obat sakit mata pada mata burung jalak. Selama proses penyembuhan, pastikan bahwa tidak ada benda-benda yang cerah dan menyilaukan yang membuat mata burung jalak menjadi tidak nyaman, seperti: kaca, seng, cermin, dan tembok berwarna cerah.

Cacingan pada Burung Jalak


Meskipun makannya banyak, burung jalak juga bisa sakit-sakitan akibat dari cacingan. Ciri-cirinya bisa dilihat dari kotorannya yang encer bercampur lendir (mencret), fisik yang melemah, napsu makan yang menurun, dan malasnya berkicau.

Penyebab sakit cacingan pada burung jalak bisa terjadi karena dua hal. Yang pertama, terkontaminasi oleh kotoran burung yang sebelumnya sudah cacingan. Dan yang kedua, karena air minum di dalam kandang yang sudah tercemar oleh telur-telur cacing.

Cara mengobati burung jalak yang cacingan bisa dilakukan dengan cara memberikannya obat cacing khusus untuk burung.

Untuk cara pencegahannya sendiri bisa diawali dengan membersihkan segala macam kotoran yang ada pada sangkar, menghindari kerumunan lalat karena pada dasarnya lalat adalah sumber penyakit, dan pastikan makan dan minumnya harus yang benar-benar steril (bersih).

Masuk Angin pada Burung Jalak


Udara yang dingin dan angin yang kencang bisa menyebabkan burung jalak menjadi masuk angin. Ciri-ciri yang diderita ialah lemah, napsu makan berkurang, bulu yang kusut, dan diare.

Berikan obat antibiotik agar tubuhnya menjadi hangat kembali. Campurkan vitamin ke dalam air minumnya agar lekas pulih.

Pada waktu malam hari, tambahkan lampu di dalam sangkar agar suhunya tetap hangat. Pada intinya, buatlah suhu di dalam kandang lebih hangat dibandingkan suhu di luar kandang. Tidak lupa untuk memberinya makanan yang mudah dicerna, misalnya: pisang kepok, telur semut (kroto) yang segar, dan buah pepaya.

Susah Berak pada Burung Jalak


Burung jalak yang mengalami sakit susah berak pasti akan menderita karena adanya penyumbatan pada saluran pembuangan (kloaka), yang menyebabkan kotoran tak bisa keluar dengan lancar.

Penyakit berak darah dan susah berak adalah dua penyakit yang tidak sama. Sangat bertolak belakang.

Perawatan pada burung jalak yang sedang mengalami sakit susah berak sangat mudah untuk diobati. Kalian cukup memasukkan sabun pada kloaka burung jalak dengan cara menggunakan alat suntik yang sudah diambil jarumnya.

Agar lekas pulih, berikan makanan terbaik untuk membantu proses pemulihannya seperti buah pepaya, buah pisang kepok, dan telur semut (kroto) yang segar.

Gangguan Pencernaan pada Burung Jalak


Bagaimana cara mengetahui burung jalak yang sedang sakit pada pencernaannya bisa diketahui dari caranya membuang kotoran. Cirinya seperti berjingkat-jingkat ketika membuang kotoran.

Pengobatannya dilakukan dengan cara membersihkan sangkar secara teratur, termasuk wadah makan dan minumnya. Pastikan bahwa makanan dan minumannya harus benar-benar bersih dan steril.

Pastikan makanan yang diberikan merupakan makanan yang sehat dan bersih. Jika ingin memberi jangkrik, potong terlebih dahulu kakinya yang tajam. Cukup berikan bagian perutnya saja.

Gangguan Pernapasan pada Burung Jalak


Sangkar yang tidak bersih dan perubahan cuaca yang ekstrim menjadi faktor utama mengapa burung jalak menderita penyakit gangguan pada pernapasan.

Ciri-ciri gangguan pada pernapasan burung jalak bisa diketahui lewat pernapasannya yang cenderung megap-megap, sering membuka paruh, jarang mengeluarkan suara, sering membuka paruh, dan napasnya mengeluarkan bunyi selayaknya orang yang terkena asma.

Jika sudah demikian, alangkah baiknya burung jalak tersebut dijemur di bawah terik sinar matahari. Pengobatan terbaiknya ialah memberinya obat Terafit yang sudah dicampurkan dengan air minumnya.

Terafit adalah obat sakit pada burung yang terinfeksi pada pernapasan, pilek, dan mencret.

Itu dia cara mencegah dan merawat burung jalak. Apabila kondisi burung jalak teman-teman saat ini dalam kondisi sehat, baca dan terapkan pencegahannya di atas.

Posting Komentar untuk "Cara Mencegah 7 Penyakit Burung Jalak dan Merawatnya"