Bahaya Pelihara Burung di Rumah

Jika biasanya hewan peliharaan yang ada di rumah seputar kucing, hamster, kelinci, kura-kura, dan ikan; maka berbeda ceritanya ketika seorang ayah atau bapak memiliki hewan peliharaan. Betul, tidak lain dan tidak bukan adalah burung 😁

Masalahnya adalah memelihara burung di rumah tidak begitu dianjurkan karena membawa dampak, efek, atau pengaruh yang lumayan berbahaya.

Bahaya Pelihara Burung di Rumah
https://www.littlecrittersvet.com/

Menurut https://www.everydayhealth.com/, memelihara burung bisa berdampak negatif karena penyakit Psittacosis atau Parrot Fever. Penyakit ini muncul karena adanya bakteri yang menyebar melalui burung, lebih tepatnya ialah kotoran burung.

Kotoran burung yang sudah terinfeksi dengan Chlamydophila Psittaci akan menyebar lewat udara. Jika udara yang tercemar sampai tercium oleh manusia, maka orang tersebut akan mengalami gejala sakit seperti demam, meriang, batuk kering, dan nyeri otot.

Jika sudah demikian, biasanya, para dokter atau ahli medis akan memberikan antibiotik dan menyarankan untuk tidak berdekatan dengan hewan tersebut. Selain itu, alangkah baiknya untuk mengasingkan diri dari orang-orang di sekitar agar bakterinya tidak menyebar ke mana-mana.

Untungnya adalah tidak semua burung bisa menyebarkan bakteri Chlamydophila Psittaci. Kakak Tua, Beo, Parkit, dan Macam saja yang diketahui dapat menyebarkan bakteri tersebut.

Meskipun begitu, jenis burung lainnya juga beresiko menularkan bakteri tersebut.

Oleh sebab itu, untuk pencegahannya, sebaiknya teman-teman harus rutin untuk membersihkan kandang burung. Selain itu, ganti sisa makanan dan minuman di dalam kandang.

Bila perlu, selalu mandikan burung dan jemur di bawah sinar matahari secara berskala. Dan tidak lupa pula untuk memberikan asupan vitamin dan makanan bernutrisi pada burung teman-teman.

Posting Komentar untuk "Bahaya Pelihara Burung di Rumah"